
Singapore, 30 sept' 2010
Dear kasih,
Bingung aku harus berbuat apa. Panas dingin aku mengingat, 'tika rindu bengitu mengujam tepat dijantung ini. Berhenti aliran darah, tak terdengarlah detak jantung. Semua berubaha iramanya.
Rindu, kangen, miss U, need U....
Kata apa lagi yang harus aku katakan padamu.
Beritahu aku cara mendapat kabarmu.
Senja tak lagi indah,
Malam tak lagi semarak,
Subuh tak lagi hangat,
Semua hampa, semua terasa hambar.
Karna aku tak temukan kamu lagi disudut hari hariku.
Dimanakah kau kasih,
masih kau kau dengar rintih rindu ini. Masihkah kau dengar teriak rinduku.
Adakah kau juga rasakan apa yang aku rasakan.
Aku merindumu kasih,
Untai harap masa depan yang begitu indah, hampir goyah.
Tak ada lagi sambut kata ketika berhayal membangun cita.
Tak terdenger lagi guyon ketika aku bilang " auh ahk lap "
Kasih...
Dimana kau berada, kenapa tak ada kabar berita.
Tahu kah engkau..
seminggu bagai sewindu,
Kumohon...
jangan terlalu lama kau benam aku dalam kubang tanya.
Singapore,
Some one who always loving you

Semua tanya kan segera terjawab
BalasHapusSemua akan menjadi jelas terungkap
dan semua itu ditangan sang waktu
Tunggu dan lihatlah
Tama