Tertatih menyambut malamBerkeringat menyambut pagi
Parfum beraroma nikotin
Semerbak bercampur miras
ough...
Aroma yang cukup exotic
Bagi sebagian orang
Tapi aku rasa tidak untuk para Srikandi Malam
Melakukan semua hal bukan dari hati
Meraup nikmat yang tak pernah dingini
Mendengar desah yang ingin disangkal
Menggoyang sukma para belang yang tak pernah dikenal
Hidup di caci maki
Sekali pun tak pernah jadi cita
Menghabiskan sisa hidup dalam kubang nista
Sama sekali tak terlintas
" Aku tak pernah berharap dilahirkan seperti ini
aku lakukan semua karna cinta yang kudapat tak pernah sempurna
ku berhinggap disatu dahan, diam lalu kedahan lain,
sama sekali tak ingin aku lakukan. Aku hanya wanita yang tak punya mimpi,
karena semua janji sering diingkari. Tak perlu hakimi aku,
karena hidupku pun sebenarnya adalah hukaman.
Hukaman yang jauh lebih menyakitkan dari hukaman mati."
Ucap Srikandi ketika kau tanyai
"mengapa" kalian seperti ini?
Tak seorang pun yang mau
Katanya mereka tak suci
Caci lain mengatakan mereka nista
Sucikah mereka yang menjamah,
Bagaimana dengan saya yang membela mereka?
Mereka srikandi malam bagi saya.
Mengumpulkan rupiah hanya untuk anak tercinta
Yang ditinggal pergi oleh ayah yang harusnya menafkahi
Mengais sobekan dollar
Hanya supaya keluarga bisa hidup "sedikit" lebih makmur
Salahkah..!!
Kalau tidak Mengapa mereka di beri "garis merah"
Mengapa mereka menjadi "daftar urut" orang orang yang tak patas jadi sahabat.
Kalau kau bilang salah..!!
Dimana letak salahnya..?
Apakah
: ayahmu
: suamimu
: kekasihmu
Telah menjamah dan mengarungi nikmat fana bersama mereka
Sebaiknya "periksa" dulu
Siapa ayahmu, suamimu, kekasihmu
Yang membayar mereka demi kenikmatan sesaat.
Sebelum kau panggil "hina" Srikandi Malam ku
Periksa lagi siapa dirimu
By, CiTrA
15|11|10

